Contoh Angket Kuesioner Google Form


Contoh Angket Kuesioner – Melakukan analisis adalah perkara yang bisa dibilang rumit. Sebab ada banyak sekali hal yang harus dipersiapkan dan diperhitungkan. Dengan begitu hasil analisis bisa lebih akurat.

Salah satu yang tak boleh terlewatkan dari analisis atau statistik adalah kuesioner. Biasanya kuesioner ini juga digunakan oleh para mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir atau skripsi. Kuesioner ini digunakan oleh mahasiswa untuk berbagai hal. Contohnya untuk mempelajari sikap, kebiasaan, atau perilaku seseorang dalam kondisi tertentu.



kuesioner google form

Tidak hanya itu, kuesioner juga bisa digunakan oleh perusahaan. Fungsinya bisa beragam, seperti mengetahui kepuasan pelanggan, kebiasaan pelanggan dalam memanfaatkan jasa atau produk yang ditawarkan perusahaan, dan lain sebagainya.

Seiring berkembangnya zaman melakukan survei dengan menyebar kuesioner menjadi lebih mudah. Sebab saat ini ada banyak sekali situs yang menawarkan pembuatan kuesioner secara online. Dengan begitu kuesioner bisa diakses kapan saja, di mana saja, dan oleh siapa saja yang dikehendaki.

Sekilas Tentang Google Form

Baca juga: Cara Membuat Kuesioner Di Google Form

Salah satu layanan yang paling populer terkait kuesioner online adalah Google Form. Anda pasti sudah tidak asing dengan Google. Perusahaan raksasa asal Negeri Paman Sam, Amerika Serikat ini menawarkan banyak sekali produk IT. Google Form adalah salah satunya.



Google Form sebenarnya tidak hanya digunakan untuk kuesioner saja. Kita bisa memanfaatkannya untuk berbagai hal. Mulai dari membuat formulir pendaftaran, pemesanan, saran, bahkan membuat soal untuk siswa.

Membuat kuesioner dengan bantuan platform online memang memberikan keleluasaan bagi para penggunanya untuk mengatur apa saja yang dimasukkan ke dalam kuesioner. Dan setelah selesai dibuat kita bisa menyebarnya  kepada siapa saja yang menjadi target dari kuesioner tersebut.

Akan tetapi beberapa aturan yang perlu diperhatikan saat membuat kuesioner, baik secara offline maupun online. Pada artikel ini kami informasikan apa saja tips untuk membuat kuesioner, termasuk contoh kuesioner Google Form yang bisa Anda jadikan acuan. Akan tetapi terlebih dahulu kita bahas singkat seputar apa itu kuesioner.

Pengertian Kuesioner

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kuesioner adalah alat riset atau survei yang terdiri atas serangkaian pertanyaan tertulis. Tujuan dari kuesioner ini adalah untuk memperoleh tanggapan dari kelompok orang terpilih lewat wawancara pribadi maupun lewat pos.



Selain itu kuesioner juga dapat diartikan sebagai daftar pertanyaan dalam penelitian yang harus dijawab oleh informan atau responden. Kuesioner memuat daftar pertanyaan yang dikirim kepada responden secara langsung maupun tidak langsung. Kuesioner ini bisa berupa pertanyaan atau pernyataan yang dijawab sesuai bentuk angket.

Jika angket tertutup, maka cara menjawabnya dengan membubuhkan ceklis pada kolom yang tersedia. Sedangkan jika angket bersifat terbuka maka dijawab dengan mengisi pada kolom kuesioner.

Jenis kuesioner sendiri ada banyak. Mulai dari kuesioner terstruktur yang terbuka, kuesioner terstruktur yang tertutup, kuesioner pilihan ganda, kuesioner isian, kuesioner skala bertingkat, ataupun kuesioner ceklis.

Contoh Kuesioner Online

Dengan Google Form kita bisa membuat berbagai macam format formulir. Kita bisa menyisipkan paragraf, pilihan ganda, isian, gambar, atau bahkan mempersilakan orang lain untuk mengunggah file.



Karena banyaknya opsi yang dapat dilakukan kebanyakan orang akan kebingungan harus membuat kuesioner yang seperti apa. Sebagai gambaran berikut adalah beberapa contoh kuesioner yang dibuat dengan Google Form.

Itu adalah beberapa contoh yang dapat anda jadikan gambaran. Mengenai cara membuat kuesioner dengan bantuan Google Form telah kami sampaikan pada artikel lain. Anda bisa membacanya jika memang masih awam dalam menggunakan aplikasi buatan Google ini.

Panduan Membuat Kuesioner Online yang Baik

Seperti yang disinggung di atas ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan kuesioner. Sehingga kuesioner yang Anda buat baik dan bisa memberikan hasil yang maksimal. Ada beberapa poin yang harus dicermati. Dan hal ini berlaku juga jika Anda ingin membuat kuesioner dengan bantuan situs pembuat kuesioner.

Mendesain Kuesioner

Membuat kuesioner memang terdengar mudah. Akan tetapi sebenarnya sulit jika Anda ingin mendapatkan hasil yang akurat.  Salah satu yang perlu diperhatikan dalam membuat kuesioner adalah mendesain kuesioner.

Dalam tahap mendesain kuesioner ada beberapa hal yang perlu dipikirkan. Seperti menentukan tujuan kuesioner, memilih tipe pertanyaan, mengembangkan pertanyaan kuesioner, membatasi panjang kuesioner, identifikasi demografi target responden, dan memastikan bahwa kita dapat melindungi kerahasiaan informasi responden.

Membuat Kuesioner

Langkah selanjutnya adalah membuat kuesioner. Dalam pembuatan kuesioner jangan lupa untuk memperkenalkan diri Anda dengan menyebutkan nama dan latar belakang Anda. Jika ditujukan untuk kepentingan akademis, jangan lupa untuk menyertakan nama institusi pendidikan.

Tidak menutup kemungkinan responden menolak untuk mengisi kuesioner lantaran tidak dijelaskan apa tujuan dari kuesioner tersebut. Maka dari itu penting bagi Anda untuk memberikan penjelasan dalam bahasa yang singkat dan jelas.

Di samping itu tidak ada salahnya untuk memberikan informasi kepada responden mengenai estimasi waktu pengisian kuesioner. Dalam penyusunan Anda juga perlu memastikan bahwa kuesioner yang Anda buat sudah terlihat profesional.

Hindari kesalahan penulisan sekecil apapun. Baik kesalahan ejaan, tanda baca, ataupun tata bahasa. Anda juga bisa menambahkan judul kuesioner untuk memudahkan responden dalam memahami maksud dari kuesioner tersebut. Di akhir kuesioner tuliskan ucapan terima kasih kepada responden atas waktu dan usaha yang mereka berikan.

Menyebarkan Kuesioner

Sebelum menyebarkan kuesioner jangan lupa meminta orang lain untuk mengisi kuesioner. Kemudian tanyakan kepada mereka apakah kuesioner tersebut mudah dipahami ataupun diakses, dan apa saran untuk kuesioner tersebut.



Leave a Comment