Cara Penulisan Sitasi Dari Web, Jurnal, Skripsi


Cara Penulisan Sitasi – Untuk menulis sebuah jurnal, makalah, skripsi, atau karya ilmiah kita perlu memahami bagaimana penulisan yang benar. Penulisan karya tulis tersebut bisa berbeda-beda tergantung dari lembaga, instansi atau perguruan tinggi masing-masing.

Maka dari itu penting bagi kita untuk mempelajari bagaimana format penulisannya. Seperti format penulisan sitasi dari jurnal, skripsi, ataupun web. Pada kesempatan ini kami jelaskan lebih jauh bagaimana menulis sitasi yang benar berdasarkan standar yang berlaku. Akan tetapi kita awali dari pengertian sitasi agar Anda lebih memahaminya.

Baca juga: Cara Menggunakan Turnitin Untuk Cek Plagiasi

Definisi Sitasi

Anda mungkin kurang familiar dengan sitasi. Sitasi sebenarnya lebih dikenal dengan istilah kutipan. Sitasi merupakan cara yang dilakukan oleh penulis untuk mengutip kalimat dari penulis lain yang akan disampaikan kepada pembaca.

Sitasi menjadi unsur penting yang harus ada dalam penulisan karya ilmiah, buku akademik, dan lain sebagainya. Maka dari itu kita juga harus memahami bagaimana penulisan sitasi yang benar. Termasuk bagaimana penulisan sumber.

Perlu diketahui, cuplikan atau kutipan yang dibuat oleh penulis merupakan salah satu bentuk penghormatan dan bentuk kejujuran atas hak kekayaan intelektual. Di sisi lain dengan dituliskannya sumber maka penulis kutipan akan terhindar dari plagiarisme.

Sumber Sitasi

Sitasi bisa diambil dari sejumlah sumber. Berikut macam-macam sumber sitasi yang bisa Anda simak:

  1. Buku: data yang dimasukkan meliputi nama penulis, judul buku, penerbit, tempat penerbit, tanggal penerbitan, hingga nomor halaman.
  2. Surat kabar: mencakup nama surat kabar, nama penulis, judul artikel, judul, bagian, nomor halaman, dan tanggal artikel, diterbitkan.
  3. Situs web: nama penulis, judul artikel, URL atau alamat web, dan tanggal situs diakses.
  4. Wawancara: mencakup nama pewawancara, deskripsi wawancara, dan tanggal wawancara.
  5. Puisi: mencakup nama pengarang, dan keterangan baris ke berapa puisi yang dikutip. Khusus puisi garis miring spasi umumnya dipakai untuk menandakan baris terpisah dari puisi.

Tata Cara Menulis Sitasi

Penulisan sitasi harus mematuhi aturan yang berlaku. Sehingga karya tulis yang kita buat bebas dari koreksi. Ada beberapa poin terkait penulisan sitasi yang perlu Anda ketahui, antara lain:

  1. Penulisan sitasi dilakukan di awal atau di akhir bagian.
  2. Untuk penulisan nama penulis harus diawali dari nama belakang kemudian diikuti nama depan. Selanjutnya menuliskan sumber kutipan atau tahun terbit. Setelah sudah semuanya kita masukkan kutipan yang ingin diambil.
  3. Jika nama penulis terdiri dari dua orang maka penulisan namanya memakai kata hubung ‘dan’ yang ditulis dalam simbol ampersand ‘&’. Sedangkan jika naskah karya ilmiah yang dikutip memakai bahasa Inggris maka kata hubung memakai ‘and’.
  4. Sedangkan jika nama penulis lebih dari tiga orang maka hanya satu nama penulis saja yang dimasukkan. Kemudian di belakang nama ditulis et al. Atau Anda bisa menuliskan kawan-kawan (dkk).
  5. Jika penulisan sitasi diambil dari literatur terjemahan maka yang ditulis adalah penulis aslinya, bukan penerjemahnya. Kemudian masukkan tahu terbit literatur asli. Sedangkan nama penerjemah ditulis di bagian daftar pustaka.

Baca juga: Cara Membuat Footnote Di Word

Macam Penulisan Sitasi

Penulisan sitasi terbagi menjadi beberapa metode. Sehingga jangan heran jika ada perbedaan format penulisan sitasi. Ada beberapa macam yang bisa dijadikan acuan untuk menulis kutipan atau sitasi. Berikut macam-macam gaya penulisan kutipan yang bisa Anda cermati.

APA Styles

APA atau American Psychological Association Styles adalah salah satu bentuk sitasi yang banyak dipakai pada karya ilmiah yang ada di Indonesia. APA Styles umumnya digunakan pada penulisan di bidang psikologi maupun penelitian sosial. APA Styles adalah jenis sitasi yang mempunyai karakteristik dan cita-cita tersendiri yang bisa membedakan jenis tulisan satu dengan yang lain.

Di bawah ini adalah poin-poin cara penulisan kutipan berdasarkan APA Styles:

  1. Nama depan penulis hanya ditulis inisialnya saja.
  2. Jika terdapat nama yang sama dari dua penulis atau lebih, maka diurutkan berdasarkan tahun yang paling lama.
  3. Sesudah menulis tahun kita bisa menambahkan huruf abjad a, b, maupun c.
  4. Daftar pustaka ditulis berdasarkan abjad dari belakang penulis. Atau juga bisa ditulis berdasarkan judul jika nama penulis tidak diketahui.

Contoh penulisan kutipan dengan APA Styles bisa dilihat pada gambar berikut.

Beda Penggunaan

  1. Jurnal Online

Penulis. (Tahun). Judul Artikel. Nama Jurnal. Volume. Halaman. Doi: xxx.xxx

Kim, C., Mirusmonov, M., Lee, I. (2010). An empirical examination of factors  influencing the intention to use mobile payment. Computers in Human Behavior, 26, 310-322. Doi: 10.1016/j.chb.2009.10.013

  1. Majalah Online

Penulis. (Tahun, bulan-tanggal). Judul Artikel. Nama Majalah. Diakses dari URL.

Barlie, L. (2011, April). Mobile technologies for libraries. C&RL News. Diakses dari http://crln.acrln.org/contetnt/72/

  1. Surat Kabar Online

Penulis.(Tahun, bulan tanggal). Judul artikel. Nama surat kabar. Diakses dari URL.

Sarwuni,  Indah.  (2016,  Mei 2019).  Kode  Morse THR.  Varibale Penelitian.  Diakses  dari penelitianilmiah.com.

  1. Buku

Penulis. (Tahun).  Judul  Buku (edisi). Tempat Terbit: Penerbit

Yuan,  P.  (1998).  Shanghai  Jahwa:  Liushen Shower  Cream  (A).  In  Kumar,  S.R.. (Ed).  Case  Studies  in  Marketing Management    (pp.  1‐11).  Dehli: Pearson.

MLA Styles

MLA merupakan singkatan dari Modern Language Association. MLA Styles juga menjadi salah satu jenis yang banyak digunakan pada penulisan karya tulis ilmiah, khususnya di bidang humaniora. Dibandingkan jenis-jenis yang lain, MLA Styles dinilai lebih mudah untuk digunakan. Ciri-ciri penulisan daftar pustaka dan sitasi dengan MLA Styles adalah sebagai berikut:

  1. Nama penulis ditulis lengkap, termasuk nama belakang. Dan penulisan nama ini dibalik, artinya nama belakang terlebih dahulu baru nama depan.
  2. Tahun terbit ditulis di bagian akhir .
  3. Kutipan ditulis dengan cara memasukkan kata paling akhir dan nomor halaman.
  4. Pada gaya penulisan ini kita bisa menambahkan informasi jenis media. Misalnya versi online, versi cetak, dan lain sebagainya.
  5. Apabila memakai sumber onlinemaka tidak perlu menyertakan sumbernya. Anda hanya perlu mencantumkan tanggal, bulan, dan tahun akses.

Contoh sitasi MLA Styles bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

Beda Penggunaan

  1. Buku

Nama  akhir  Penulis,  Nama  depan.  Judul. Tempat  Terbit:  Penerbit, Tahun terbit

Partini. Bias Gender dalam Birokrasi. Edisi kedua. Yogyakarta:  Penerbit  Tiara Wacana, 2013

  1. Jurnal

Nama akhir Penulis I, nama depan dan nama depan penulis II nama akhir. “Judul  artikel”.  Judul  Jurnal. Volume. Issue (Tahun): halaman.

Jonathan,  Karim.  “Beyond  Growth: Library  and  Development.”Annals of  Library  Research” 40.  5(2015): 1111‐1130. Print.

  1. Artikel surat kabar cetak dan online

Nama akhir penulis, nama depan. “Judul Artikel”.  Judul  Surat  Kabar. Tanggal  Bulan  Tahun  publikasi, nomer halaman.

Hakim,  Chappy.  “Kode  Morse  THR.” Kompas. 16 Juni 2016, halaman 12.

Nama akhir penulis, nama depan. Judul Artikel. Judul Surat kabar. Judul webbsite. tanggal bulan tahun publikasi. Media publikasi. Tanggal bulan tahun diakses.

Hakim, Chappy. “Kode Morse THR” Kompas Online. 16 Juni 2016. Web. Diakses tangal 16 juni 2016.

  1. Situs Web

Nama akhir penulis, nama depan (jika ada). Nama situs. Nama organisasi/institusi terkait situs (penerbit). Tahun sumber dibuat (jika ada). Media publikasi. Tanggal bulan tahun diakses.

Surachman, Arif. Arif Surachman Website. Situs Pribadi. 2010. Web. 20 Mei 2013.

Chicago dan Turabian Styles

Selain yang kami sebutkan di atas, Chicago juga paling banyak digunakan dalam penyusunan karya ilmiah di Indonesia. Selain Chicago Styles juga ada Turabian Styles yang menjadi versi penyederhanaan dari Chicago. Biasanya jenis sitasi ini dijumpai pada karya ilmiah di bidang sastra, seni, atau sejarah.

Chicago dan Turabian Styles mempunyai dua ciri khas yang membuatnya berbeda dari beberapa jenis di atas. Di antaranya:

  1. Penulisan nama depan dan nama akhir pada daftar pustaka dibuat terbalik.
  2. Catatan kaki yang ada dalam tulisan ditambah nomor secara urut.
  3. Nomor catatan kaki ini ditulis urut dari depan sampai akhir tulisan.
  4. Pada jenis sitasi ini juga harus terdapat tanggal publikasi.
  5. Ada catatan bibliografi yang dipakai dalam bidang humaniora dan Author-Date yang dipakai pada bidang ilmu alam, ilmu sosial, dan ilmu fisik.

Untuk diketahui, catatan bibliografi adalah catatan kaki yang menunjukkan informasi daftar pustaka. Sementara Author-Date adalah kutipan langsung pada hasil tulisan dengan informasi nama belakang penulis, disertai dengan waktu publikasi. Berikut adalah contoh bentuk sitasi Chicago dan Turabian Styles.

Beda Penggunaan

  1. Buku

Partini, Bias Gender dalam Birokrasi. Yogyakarta: Penerbit Satya Wacana, 2013

  1. Jurnal dan Majalah

Jonathan,  Karim.  “Beyond  Growth:  Library and  Development.”  Annals  of  Libray Research 40, no.5 (2015):1111-1130.

  1. Situs Web

Sun,  Lee.  “Shacking  Soda”. DigsMagazine.com. http://www.digsmagzine.com/bruo/shacking.html (diakses 23 Juni, 2013).

  1. Email

Hendrawan, Budi.  Pesan  E‐mail  ke  Penulis,  22 April 2020.

AMA Styles

AMA atau American Medical Association adalah model sitasi yang lazim digunakan di bidang biologi dan kesehatan, sesuai dengan namanya. Dengan kata lain tulisan ilmiah yang membahas tentang kedokteran dan kesehatan umumnya akan memakai sitasi AMA Styles.

Penulisan sitasi AMA Styles mirip dengan Chicago Styles. Akan tetapi AMA Styles memiliki ciri-ciri khusus, yakni:

  1. Untuk nama penulis ditulis nama belakang terlebih dahulu. Sedangkan nama depan hanya ditulis inisialnya saja.
  2. Isi bibliografi atau daftar pustaka ditulis urut secara numerik.
  3. Penulisan pada daftar pustaka menggunakan spasi tunggal.

Di bawah ini adalah contoh penulisan sitasi AMA Styles.

Beda Penggunaan

  1. Buku

Penulis. Judul. Tempat Terbit : Penerbit, Tahun. (nama penulis ditulis nama belakang terlebih dahulu kemudian nama depan disingkat)

Herdiawan S. Menembus Cakrawala. Yogyakarta: Intan Utama, 2012.

  1. Jurnal

Penulis. Judul Artikel. Nama Jurnal; volume. Inclusive page numbers.

Jonathan K. Beyond Growth: Library and Development. Annals of Library Research 2015; 40:1111-1130

  1. Situs Web

Penulis or responsible body. Judul. Name Website. URL. Published date. Update date. Accessed date.

Worldh Helath Organization. Saving Private Ryan. World Health Organization. http://www.who.int/features/2013/child/saving.html. Dipublikasikan 7 july, 2012. Diakses 2 juni, 2013.

  1. Jurnal online

Penulis. Judul artikel. Nama jurnal. Tahun: vol(issue); pages. URL. Published date. Update date.

Carter, j. Independence factors. Americana 1975: 1 (5):1-9. http://www.jstor.org/stable/1223445 (diakses 20 Mei, 2013)



Loading...

Leave a Comment