Cara Menulis Footnote Dari Jurnal Internet


Menulis Footnote Dari Internet – Pada penulisan karya ilmiah yang baik dan benar, penting sekali untuk menuliskan referensi dari sumber yang sudah kita gunakan. Sumber itu sendiri bisa berasal dari jurnal, internet, ataupun lainnya. Namun jika referensi tersebut dituliskan pada badan tulisan maka sudah pasti tidak akan efektif dan efisien karena sangat panjang.

Maka dari itu, Anda bisa menuliskannya dengan menggunakan footnote agar terlihat lebih rapi dan mudah untuk dibaca. Lalu bagaimanakah cara membuat footnote atau catatan kaki?  Jika Anda tidak tahu maka Anda bisa simak pembahasan ini sampai akhir.

Cara Menulis Footnote Dari Jurnal Internet

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai footnote atau catatan kaki mulai dari pengertian, unsur, sampai dengan cara menulis footnote lengkap beserta contohnya. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasan selengkapnya di bawah ini.

Baca juga: Mengelola Footnote Di Microsoft Word

Pengertian Footnote atau Catatan Kaki

Pengertian Footnote atau Catatan Kaki

Catatan kaki atau footnote adalah daftar keterangan khusus yang diletakkan di bagian bawah, disetiap lembar atau di bagian akhir bab keterangan ilmiah. Biasanya catatan kaki atau footnote ini digunakan untuk menambahkan keterangan dan komentar. Memiliki fungsi sebagai sarana yang menunjukkan sumber kutipan atau sebagai panduan dalam penulisan daftar bacaan.

Dengan penambahan catatan kaki maka bisa menjelaskan dari manakah sumber dari kutipan, baik itu kutipan langsung maupun kutipan tidak langsung. Untuk setiap pada catatan kaki umumnya akan ditandai dengan nomor. Nomor tersebut berhubungan dengan keterangan yang terdapat di catatan kaki.

Fungsi Catatan Kaki (Footnote)

Fungsi Catatan Kaki (Footnote)

Catatan kaki memiliki fungsi tersendiri yang dibutuhkan dalam penulisan kutipan. Adapun fungsi catatan kaki atau footnote adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai Bukti

Keberadaan catatan kaki pada kutipan dari pernyataan ataupun data yang dilampirkan bisa memberikan penjelasan kepada pembaca mengenai karya tulis atau jurnal yang dibuat untuk dapat  menunjukkan dimanakah tempat kutipan pernyataan ataupun data tersebut diambil.

  1. Sebagai Informasi Lanjutan

Dengan menambahkan catatan kaki pada suatu pernyataan maupun pembahasan tertentu pastinya akan memberikan informasi lanjutan kepada pembaca. Pembaca pun nantinya bisa mencari informasi yang lebih luas dari yang telah dibahas ataupun yang lebih detail mengenai studi kasus tertentu.

  1. Memperluas Konteks Pembahasan

Jika Anda melampirkan catatan kaki pada  pembahasan yang dikutip maka akan semakin memperluas pembahasan yang bisa dipelajari oleh pembaca saat sedang menghadapi studi kasus yang sesuai dengan kutipan yang telah dilampirkan dalam karya tulis tersebut.

  1. Keterangan dan Petunjuk

Fungsi catatan kaki berikutnya adalah sebagai petunjuk dan keterangan  untuk menambahkan lampiran terkait dengan pernyataan, datau ataupun fakta-fakta yang tertentu. Dengan demikian pembaca bisa lebih mudah mempelajari mengenai persoalan, halaman, sub-bab dari jurnal atau karya ilmiah itu sendiri.

Unsur-Unsur Catatan Kaki (Footnote)

Unsur-Unsur Catatan Kaki (Footnote)

Ketika membuat catatan kaki atau footnote, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Dengan demikian Anda tidak perlu bingung lagi terkait unsur apa yang perlu dipenuhi dalam membuat footnote. Adapun unsur-unsur catatan kaki atau footnote adalah sebagai berikut:

  1. Nama Penulis atau Pengarang

Menuliskan secara detail mengenai nama pengarang dari kutipan yang diambil tanpa harus menuliskan apakah gelar dari penulis tersebut.

  1. Judul Tulisan

Menulis judul tulisan dari sumber tempat kutipan yang diambil secara lengkap dan jelas serta memperhatikan kaidah EYD saat menuliskan catatan kaki.

  1. Tahun Terbit

Salah satu hal yang penting untuk ditambahkan adalah tahun penerbitan dari kutipan yang telah ditulis. Atau tahun publikasi apabila kutipan tersebut dalam bentuk jurnal atau tulisan yang lainnya.

  1. Nomor Halaman Kutipan

Menambahkan halaman tempat kutipan ini diambil. Dalam penulisannya, halaman tempat kutipan ini diambil umumnya akan disingkat menjadi “hal” lalu nomor halaman tempat kutipan.

Cara Menulis Catatan Kaki (Footnote)

Cara Menulis Footnote

Selanjutnya kami akan menjelaskan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penulisan catatan kaki (footnote), diantaranya:

  • Memisahkan antara footnote dengan garis sepanjang 14 karakter dan juga margin kiri dengan menggunakan spasi 4 dari teks.
  • Hanya menggunakan satu spasi.
  • Menambahkan nomor di setiap bab dan judul dalam penulisan.
  • Menambahkan nomor footnote yang dimana jaraknya harus 6 karakter dari sebelah kiri.
  • Memberikan jarak yang sama antara footnote yang pertama dengan footnote yang kedua serta footnote berikutnya.
  • Dalam menuliskan baris terakhir footnote dengan jarak 3 cm, dimulai dari bawah.
  • Jika ada keterangan yang sama dan berurutan maka harus ditulis dengan kata ibid.
  • Sebaliknya, jika penulisan tidak berurutan maka harus ditulis op . cit , ih.
  • Untuk penulisan nama pengarang tidak harus dibalik.
  • Apabila dalam penulisan nama pengarang terdapat dua orang atau tiga orang maka harus ditulis semua.
  • Untuk pangkat atau gelar tidak boleh ditulis dalam nama pengarang.
  • Judul buku harus dicetak miring atau ditebal apabila diketika langsung melalui mesin ketik.

Cara Membuat Catatan Kaki Beserta Contohnya

Cara Menulis dan Contoh Catatan Kaki dari Internet

Cara Membuat Footnote Dari Internet

Pertama adalah cara membuat catatan kaki yang referensinya diambil dari internet. Hal ini karena internet sudah menjadi gudang ilmu lain yang tidak boleh diabaikan. Disamping itu, keberadaan internet akan memudahkan Anda untuk mencari referensi yang sesuai kebutuhan. Berikut ini adalah format penulisan dan contoh catatan kaki dari internet atau web:

Nomor kutipan Author, “Judul Artikel dicetak miring” (URL web, Tanggal Akses, Tahun)

Contohnya yaitu:

1Surya Pratama, “Contoh CV” (https://enjiner.com/contoh-cv/, Diakses pada 12 Desember 2017, 2017)

Cara Menulis dan Contoh Catatan Kaki dari Jurnal

Cara Membuat Footnote Dari Jurnal

Selain dari internet, dalam menulis catatan kaki untuk referensinya juga bisa diambil dari jurnal yang dijadikan sebagai rujukan dan kutipan yang dimuat dalam karya tulis yang disusun. Dalam menuliskan catatan kaki pada kutipan dari jurnal akan mengikuti format penulisan sebagai berikut ini:

Nomor Kutipan Nama penulis, “Judul artikel”(dicetak miring), Nama jurnal Atau Majalah berserta volume dan nomornya, Tahun Penerbitan, Nomor halaman.

Contoh footnote Jurnal :
1Mc. Preganent, “Representative of Natural Habits with Prulal Educaton”. Educational Evaluation and Alanytics. Vol. 4 No. 3, Summer 2003, hal. 120.

Cara Menulis dan Contoh Catatan Kaki dari Koran

Cara Membuat Footnote dari Koran

Ketiga adalah cara menulis catatan kaki atau footnote yang referensinya diambil langsung dari koran. Berikut ini adalah format penulisan dan contoh yang biasa digunakan.

Nomor kutipan Nama Penulis, “Judul Tulisan dicetak miring” (Sumber kutipan, Tanggal Terbit, Tahun), Halaman

Contoh :
1Bambang, “Peran Keluarga Dalam Pendidikan Anak” (Kompas, 30 April, 2016), Hal. 14.

Singkatan dalam Catatan Kaki (Footnote)

Dalam penulisan footnote, tentunya kita sering menjumpai kata atau singkatan yang kurang dimengerti seperti ibid, op.cit, atau loc.cit. Singkatan tersebut sudah pasti memiliki makna yang berbeda. Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya mengenai singkatan tersebut:

  • Ibid, merupakan singkatan dari ibidem yang memiliki arti ‘di tempat yang sama dan masih belum diselingi dengan kutipan yang lain.’
  • cit, merupakan kependekan dari opera citato yang memiliki arti ‘dalam karangan yang sudah disebut dan diselilingi dengan sumber lain.’
  • cit, merupakan akronim dari loco citato yang memiliki arti ‘di tempat yang sudah disebut.’ Loc.cit digunakan jika kita merujuk ke halaman yang sama dari sebuah sumber yang sudah disebutkan.

Baca juga: Cara Membuat Tinjauan Pustaka

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai cara menulis catatan kaki dari jurnal, internet dan koran secara lengkap beserta penjelasannya.

Semoga informasi yang sudah kami sampaikan secara lengkap dan jelas ini bisa memberikan manfaat bagi pembaca semua.

Menulis catatan kaki ini memang wajib Anda kuasai jika Anda ingin mengutip tulisan dari referensi lain di lembar kerja.

Selamat mencoba!



Loading...

Leave a Comment