Cara Mengubah Desimal ke Pecahan dengan Mudah


Cara Mengubah Desimal ke Pecahan – Dalam ilmu matematika, tentunya kita akan diberikan kumpulan bilangan-bilangan yang menjadi dasar permasalahannya dan dipecahkan untuk dicari solusinya. Bilangan-bilangan di dalam matematika sendiri memiliki beragam jenis, mulai dari bilangan bulat, bilangan negatif, bilangan prima, hingga bilangan desimal. Tanpa adanya bilangan-bilangan ini, konsep atau kalimat matematika tidak dapat disusun dan dipecahkan untukmendapatkan hasilnya.



Salah satu bilangan yang menjadi konsep perhitungan pada matematika adalah bilangan desimal. Bilangan desimal adalah bilangan yang terdiri dari bilangan bulat dan bilangan pecahan yang dalam penulisannya antara bilangan bulat dan pecahan dipisahkan dengan tanda koma. Dengan begitu, tanda baca koma ini disebut dengan koma desimal. Pada bilangan desimal, bagian yang nilainya lebih kecil dari bilangan satuan diletakkan di sebelah kanan tanda koma. Ketentuan bilangan yang berada di sebelah kanan desimal merupakan bilangan persepuluhan dan setiap bilangan yang berada di sebelah kanannya menjadi sepersepuluhan lebih kecil dari sebelumnya.

Baca juga: Macam Macam Bilangan Dalam Perhitungan Matematika

Pada beberapa kasus, sebuah bilangan matematika dapat diubah bentuknya ke beberapa jenis bilangan-bilangan. Hal ini biasanya digunakan untuk mempermudah perhitungan dalam memecahkan sebuah persoalan matematika. Salah satu alternatif yang digunakan untuk memecahkan persoalan matematika adalah pengubahan bentuk bilangan desimal ke bilangan pecahan. Secara matematis, bilangan pecahan dapat disimbolkan dengan “a/b”. Bilangan a/b bisa dibaca dengan “a per b”. Bilangan a sebagai pembilang dan bilangan b sebagai penyebut.

Pada pembahasan kali ini, kalian akan mempelajari mengenai pengubahan sebuah bilangan desimal menjadi bilangan pecahan. Berikut penjelasannya.

Pengertian Bilangan Desimal

Bilangan desimal merupakan bilangan yang terdiri dari dua angka atau lebih dengan dilengkapi tanda baca koma yang memiliki arti persepuluh, perseratus, perseribu, dan seterusnya. Pada dasarnya, bilangan desimal adalah bilangan yang terdiri dari bilangan bulat dan bilangan pecahan yang dalam penulisannya antara bilangan bulat dan pecahan dipisahkan dengan tanda koma. Angka di belakang koma biasanya disesuaikan dengan berapa digit angkanya agar dapat diketahui satuannya. Contohnya angka 1,5 (satu koma lima), atau 1,74 (satu koma tujuh puluh empat), atau 1,355 (satu koma tiga ratus lima puluh lima).

Baca juga: Cara Membulatkan Bilangan Desimal Dan Contohnya

Awalnya, bilangan desimal yang ditemukan oleh Al-Kashi (seorang ilmuwan Persia) menjelaskan bahwa sistem bilangan desimal ini dikenal dengan sistem bilangan berbasis 10. Hal ini karena setiap angka pada bilangan desimal menggunakan basis (radix) 10, misalnya 123 = 1*102 + 2*101 + 3*100.



Penerapan bilangan desimal dalam persoalan matematika memiliki banyak fungsi. Biasanya, konversi bilangan desimal ke sistem bilangan biner akan berguna pada bidang informatika dan pemrograman. Menurut asal terbentuknya, bilangan desimal termasuk dalam kelompok bilangan pecahan sehingga fungsi dari bilangan desimal sendiri dapat menjelaskan atau menyederhanakan bentuk bilangan pecahan.

Baca juga: Cara Mengubah Persen Ke Desimal

Pembulatan Bilangan Desimal

Telah kita pahami bahwa bilangan desimal disusun dengan beberapa angka yang berada di belakang koma. Dalam praktiknya, bilangan desimal yang memiliki angka yang terlalu banyak di belakang komanya dapat diterapkan sistem pembulatan bilangan desimal. Bilangan desimal dapat dibulatkan dengan mengubah angka yang paling mendekati bergantung pada bentuk satuan, puluhan, atau ratusan.



Leave a Comment