Cara Menghitung Bunga Pinjaman Dan Tabungan


Perhitungan Bunga Pinjaman Dan Tabungan – Sebelum mengajukan pinjaman ke bank ataupun lembaga pemberi pinjaman lainnya, kita harus mempelajari beberapa hal terlebih dahulu. Salah satunya adalah mengetahui bunga pinjaman yang ditetapkan oleh lembaga tersebut. Hal ini penting karena mengikat debitur atau peminjam uang.



Dengan mengetahui besaran bunga pinjaman kita terhindar dari hal-hal yang memberatkan kita saat melakukan pembayaran cicilan setiap bulan. Hanya saja biasanya seseorang yang ingin melakukan kredit pembiayaan terkadang tidak memperhatikan perhitungan bunga hal itu. Sebab banyak yang menganggap bunga akan terlihat saat total pembayaran dikurangi dengan jumlah pinjaman.

Dalam mengajukan pinjaman ada beberapa perhitungan bunga pinjaman yang harus kita ketahui. Pada kesempatan ini akan dibahas lebih jauh seputar langkah menghitung bunga pinjaman dan tabungan. Akan tetapi kita awali dengan membahas apa itu bunga pinjaman.

Apa itu Suku Bunga Pinjaman

Seperti yang telah diketahui, sumber pendapatan bank berasal dari suku bunga. Baik dari suku bunga simpanan maupun suku bunga pinjaman atau kredit.

Suku bunga yang diberikan pihak bank kepada nasabah sebagai imbalan karena telah menyimpan uang di bank tersebut dinamakan suku bunga simpanan. Sedangkan suku bunga yang dibebankan pihak bank kepada nasabah karena telah melakukan pinjaman di bank tersebut disebut sebagai suku bunga pinjaman atau suku bunga kredit. 

Sebelum kita mengajukan kredit pada bank, perlu diketahui terlebih dahulu bahwa nantinya suku bunga kredit yang dibebankan merupakan acuan dalam menghitung persentase bunga pinjaman. Biasanya, suku bunga kredit yang dibebankan kepada nasabah nominalnya akan jauh lebih besar atau tinggi jika dibandingkan dengan suku bunga simpanan. Selain mendapatkan keuntungan dari suku bunga kredit ini, suku bunga kredit juga memegang peran penting dalam kelancaran operasional sehari-hari pihak bank.



Baca juga: Perhitungan Bunga Deposito Per Bulan Dan Tahun

Jenis Suku Bunga Pinjaman

Sebagai nasabah, dalam melakukan pinjaman kepada pihak bank perlu juga mengetahui apa saja jenis-jenis suku bunga dan perbedaannya dalam menghitung persen bunga pinjaman. Dan tentu saja, setiap suku bunga tersebut memiliki mekanismenya masing-masing. Apa saja macam-macam suku bunga pinjaman?

Berdasarkan sifatnya, suku bunga yang diberlakukan di Indonesia terbagi menjadi dua jenis yaitu suku bunga tetap (fixed) dan suku bunga mengambang (floating). 

Bunga Tetap (fixed)

Dalam perjanjian kredit pinjaman Anda akan menemukan berbagai informasi mengenai pinjaman tersebut salah satunya tentang bunga tetap. Rata-rata pinjaman yang menggunakan jenis bunga ini adalah, Kredit Tanpa Agunan (KTA), Kredit Pemilikan Rumah(KPR), kredit mobil, motor, dan kredit jangka pendek lainnya. Seperti namanya, yang dimaksud dari bunga tetap adalah bunga yang dari awal hingga selama masa jatuh tempo tidak akan berubah nilai atau jumlah persennya hingga masa kredit berakhir.





Leave a Comment