Cara Menghitung BMI Dan BMR Yang Benar


Rumus Menghitung BMI Dan BMR – Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan informasi mengenai bagaimana cara menghitung BMI (Body Mass Index ) yang merupakan perhitungan kalkulasi berdasarkan tinggi dan berat badan seseorang untuk menentukan apakah orang tersebut punya tubuh yang ideal, gemuk, atau terlalu kurus.



Perlu diketahui apabila anda memiliki nilai BMI di angka 25 atau lebih maka harus lebih berhati-hati karena punya resiko berbagai penyakit yang lebih besar seperti jantung, obesitas, kanker, dan masih banyak lagi. Namun jika anda memiliki nilai BMI dibawah 18 itu artinya anda terlalu kurus dan sangat rentang sekali terhadap osteoporosis atau keroposan tulang.

Nilai BMI yang ideal adalah berada di angka 18 keatas sampai 27 kebawah. Jika anda bingung untuk bisa memperoleh tubuh yang ideal bisa berkonsultasi ke dokter gizi supaya lebih mengerti apa saja makanan yang bagus untuk tubuh dan bagaimana cara menjaga tubuh ideal yang sehat dan benar.

Menghitung BMI untuk wanita dan pria dengan usia diatas 20 tahun sebenarnya sama saja, sedangkan untuk dibawah usia tersebut sedikit berbeda. Untuk wanita angka BMI yang paling ideal adalah di angka 20 dan 25, sedangkan pada pria sangat dianjurkan memiliki BMI antara 23 sampai 25.

Apa itu Body Mass Index (BMI)

Di atas sudah dijelaskan sekilas mengenai Body Mass Index atau juga biasa disebut dengan indeks massa tubuh. Lalu sebenarnya apa itu Body Mass Index?



BMI adalah metrik standar yang dipakai untuk menentukan apakah seseorang masuk dalam golongan berat badan sehat atau tidak sehat. Body Mass Index merupakan salah satu cara yang baik untuk mengetahui apakah berat badan kita tergolong sehat atau justru sebaliknya.

Dengan menghitung BMI kita dapat memperoleh informasi dasar terkait masalah berat badan secara keseluruhan. Angka yang diperoleh dari perhitungan BMI ini bisa menjadi tanda peringatan bahaya akan risiko penyakit kronis terkait obesitas.

Kekurangan Metode BMI

Walaupun perhitungan BMI mudah, namun metode ini memiliki kekurangan yang penting untuk digarisbawahi. Menurut Live Science BMI bukanlah metode pengukuran yang ideal dan akurat. Sehingga tidak dapat menjelaskan penyebab  masalah berat badan seseorang.

BMI juga tidak memperhitungkan jumlah dan distribusi lemak tubuh yang penting. Padahal ini merupakan faktor penting untuk mengukur risiko seseorang terhadap berbagai penyakit kronis. Sebab orang yang terlihat kurus bisa saja terkena diabetes.



Di sisi lain juga ada binaragawan yang memiliki berat badan berlebih namun sebenarnya normal karena massa ototnya yang bertambah. Di samping itu juga banyak orang yang memiliki berat badan di atas normal namun tetap dinyatakan sehat karena mempertimbangkan beberapa hal.



Leave a Comment