Cara Menggunakan Pivot Table Excel


Menggunakan Pivot Table Excel – Microsoft Excel menjadi salah satu software yang paling berguna dan paling banyak digunakan oleh masyarakat luas, tak terkecuali di Indonesia. Microsoft Excel adalah salah satu software yang berfungsi untuk mengolah data berupa angka-angka. Pengguna juga bisa memanfaatkan sederet fungsi atau rumus yang juga tersedia di dalam aplikasi ini.

Tak mengherankan bila Excel mempunyai banyak sekali kemampuan yang berguna untuk menunjang pekerjaan banyak orang. Salah satu di antaranya adalah pivot table. Anda mungkin sudah familiar atau hanya pernah mendengar istilah tersebut. Sebelumnya kami juga sudah membahas bagaimana cara membuat pivot table pada Excel.

Sedangkan pada artikel ini kita lebih fokus pada cara menggunakan pivot table di Excel. Jika masih belum mengerti pivot table adalah salah satu fitur dari Excel yang digunakan untuk menganalisis, merangkum dan membuat laporan data yang disajikan dalam bentuk tabel.

Dengan pivot table kita bisa membuat laporan yang bersifat dinamis dari sumber data yang besar. Pivot table Excel ini bekerja dengan matriks qube sebagai back end aplikasinya. Dengan demikian pengguna bisa mengolah data secara dinamis untuk menganalisis data dalam bentuk baris ataupun kolom.

Baca juga: Cara Membuat Filter Data Excel

Pivot table pada Excel bisa digunakan untuk Anda yang bekerja di level manajerial. Menariknya lagi perhitungan pada pivot table tidak memerlukan rumus atau fungsi tertentu dan dapat dilakukan secara otomatis. Sehingga pengguna bisa membuat laporan yang bisa dianalisis untuk keperluan pengambilan keputusan.

Manfaat Memakai Pivot Table Excel

Beberapa kegunaan pivot table sudah kami jelaskan di atas. Akan tetapi masih ada beberapa manfaat dari pivot table. Berikut adalah sejumlah manfaat pivot table yang ada pada Microsoft Excel:

  1. Membuat penyajian data dengan beberapa tampilan berbeda dari sumber data yang sama.
  2. Memungkinkan pengguna untuk memindahkan field pada berbagai lokasi yang berbeda.
  3. Pengguna dapat menentukan kolom atau field mana saja yang akan ditampilkan dalam penyajian laporan atau ringkasan data pivot table.
  4. Dapat digunakan untuk melakukan kalkulasi atau mengumpulkan field-field data numeric dalam beberapa cara. Seperti SUM, AVERAGE, COUNT, dan lain sebagainya.
  5. Melakukan filter untuk menampilkan nilai-nilai data mana saja yang akan ditampilkan.
  6. Pengguna bisa membuat laporan dalam bentuk lain dari sebuah pivot table yang sudah ada.
  7. Pengguna bisa memanfaatkan pivot table yang sudah ada untuk membuat pivot chart.

Selain beberapa manfaat di atas masih ada banyak sekali manfaat lain yang bisa kita dapatkan dengan memanfaatkan pivot table pada Excel. Anda bisa mengembangkannya sesuai dengan kebutuhan.

Cara Menggunakan Pivot Table Excel

Sebelum bisa menggunakan fitur Pivot Table, terlebih dahulu Anda perlu membuat Pivot Table. Anda bisa membaca artikel kami sebelumnya untuk tutorial selengkapnya (baca juga: Cara Membuat Pivot Table Excel).

Dalam menggunakan pivot table kita juga perlu mengetahui bagian-bagian dari pivot table. Saat membuat pivot table, kita dihadapkan dengan dua jendela, yakni:

  1. Report Pivot Area: merupakan area sel untuk menempatkan dan menampilkan data report.
  2. PivotTable Field List: adalah jendela yang fungsinya untuk mengatur report pivot table.

Di samping itu pada PivotTable Field list terdapat 4 bagian, berikut adalah penjelasan selengkapnya:

  1. Filter: merupakan area untuk meletakkan data field yang akan difilter pada pivot table.
  2. Rows: adalah bagian yang digunakan untuk meletakkan data field dalam bentuk baris atau horizontal.
  3. Column: merupakan bagian untuk menempatkan data field dalam bentuk kolom atau vertikal.
  4. Value: merupakan bagian untuk meletakkan data field yang akan dilakukan perhitungan.

Sebagai contoh, kami membuat tabel pembelian BUAH selama Januari-Desember 2021. Kemudian kita ingin menampilkan data pembelian BUAH tersebut berdasarkan BULAN, BUAH dan TOTAL pembelian. Maka caranya adalah sebagai berikut:

  • Pertama-tama silakan buat PivotTable pada Excel berdasarkan data yang Anda miliki. Misalnya pada contoh ini kami gunakan data sumber pembelian buah.
  • Setelah itu akan muncul menu dari PivotTable.
  • Berikutnya drag field yang diinginkan, dalam contoh ini BULAN, BUAH dan TOTAL dari PivotTable Field List ke area pivot. Anda juga bisa menggunakan ceklis untuk menampilkan data yang diinginkan pada PivotTable report.

  • Pastikan field BULAN dan BUAH berada di area ROWS. Sedangkan field TOTAL diletakkan di bagian VALUES. Ingat, semua field yang ingin dihitung harus diletakkan di area VALUES.
  • PivotTable Report akan terbuat secara otomatis dan siap untuk digunakan atau dicetak. Contohnya adalah seperti berikut.

Dari gambar di atas bisa kita ketahui bahwa laporan penjualan disusun berdasarkan BULAN yang di dalamnya terdapat detail masing-masing BUAH yang dibeli beserta TOTAL harganya.

Dan seperti yang Anda ketahui sendiri dalam mengoperasikan PivotTable Excel kita tidak perlu memasukkan rumus khusus.

Jika Anda ingin melihat detail penjualan dalam perhitungannya Anda dapat klik 2 kali pada setiap nilai di kolom Sum of TOTAL.

Cara Cross Tabulation PivotTable Excel

Field dari data sumber tidak hanya dapat diletakkan pada area ROWS saja, namun juga bisa diletakkan pada bagian COLUMN. Hal ini dikenal dengan sebutan analisis cross tabulation. Pada PivotTable, cross tabulation digunakan untuk melihat laporan data berdasarkan baris (ROWS) dan kolom (COLUMN). Dengan demikian kita bisa melihat perhitungan yang berhubungan antara 2 variabel.

Melakukan cross tabulation tidaklah sulit. Kita hanya perlu memindahkan field tertentu ke area COLUMN. Contohnya kami pindahkan field BULAN ke bagian COLUMN. Maka tampilannya akan berubah seperti berikut ini.

Menggunakan Filter PivotTable Excel

Salah satu kemampuan yang ditawarkan PivotTable adalah memfilter laporan berdasarkan kriteria yang diinginkan. Filter Pivot Table ini dipakai untuk analisis yang lebih spesifik. Contohnya berdasarkan data di atas kita ingin melihat laporan pembelian pada BULAN Maret saja. Maka caranya adalah sebagai berikut:

  • Drag field BULAN ke bagian FILTER seperti gambar di bawah ini.

  • Selanjutnya klik menu Report Filter yang ada di atas tabel pivot dan ceklis BULAN Maret saja. Klik OK untuk menerapkan filter.

Tidak hanya itu saja, kita juga bisa memfilter beberapa data sekaligus. Caranya pada menu Report Filter silakan ceklis Select Multiple Items. Kemudian silakan pilih field yang ingin ditampilkan ke dalam laporan.

Melakukan Refresh PivotTable Excel

Jika range atau data sumber yang dijadikan acuan untuk PivotTable mengalami perubahan, maka kita perlu melakukan refresh pada PivotTable yang sudah dibuat sebelumnya. Sebab Pivot Table ini tidak dapat melakukan perubahan data secara otomatis berdasarkan perubahan pada data sumber. Cara melakukan refresh adalah sebagai berikut:

  • Klik salah satu tabel Pivot.
  • Selanjutnya klik tab atau ribbon Anaylize dan pilih menu Refresh.
  • Anda juga bisa melakukan refresh dengan hotkey atau shortcut Alt + F5.

Menghapus PivotTable Excel

Jika kita ingin menghapus pivot table yang sudah dibuat sebelumnya, caranya tinggal sorot tabel pivot tersebut dan tekan tombol Delete pada keyboard.



Loading...

Leave a Comment