Cara Menggabungkan Partisi Hardisk


Menggabungkan Partisi Harddisk – Sebuah PC atau laptop terdiri dari banyak sekali komponen. Masing-masing komponen atau hardware ini mempunyai fungsi tertentu yang menunjang kinerja komputer. Salah satu di antaranya adalah hardisk.

Anda pasti sudah familiar dengan hardware yang satu ini. Hardisk pada dasarnya digunakan sebagai media penyimpanan pada PC atau laptop. Seluruh file sistem dan juga file pengguna akan tersimpan di sana. Hardisk dengan kapasitas yang besar akan memungkinkan kita untuk menyimpan banyak sekali dokumen atau file.

Biasanya untuk membedakan file sistem dan dokumen pengguna sebuah hardisk akan dipartisi menjadi dua atau lebih bagian. Tujuannya agar saat sistem mengalami masalah kita bisa menginstal ulang sistem operasi tanpa mempengaruhi data yang kita simpan pada komputer tersebut.

Baca juga: Cara Memperbaiki Hardisk Bad Sector

Jika Anda memiliki dua partisi dan merasa ingin membuat partisi baru, maka Anda bisa membaginya lagi menjadi tiga bagian atau lebih. Lalu bagaimana jika ingin menggabungkannya kembali?

Untuk kasus tersebut ada dua cara yang bisa Anda pilih. Yakni dengan memakai tool bawaan Windows atau dengan memakai software pihak ketiga. Mari kita bahas lebih jauh.

Menyatukan Partisi dengan Disk Management

Windows sudah sejak lama dibekali dengan sebuah tool yang ditujukan khusus untuk hal-hal yang berkaitan dengan hardisk. Software tersebut adalah Disk Management. Kita bisa memanfaatkannya untuk banyak hal, termasuk menyatukan kembali partisi hardisk.

Sebelum melakukan proses penggabungan jangan lupa untuk mengosongkan partisi yang akan digabung. Jika ada file atau data Anda, silakan backup ke media lain. Sebab partisi yang akan digabung ke partisi lain akan dihapus sebelum disatukan kembali. Setelah itu ikuti cara di bawah ini:

  • Pada Desktop Anda, klik kanan Computer pada Windows 7 atau This PC pada Windows 8 ke atas. Setelah itu klik menu Manage.
  • Jendela baru akan terbuka. Langsung saja klik bagian Disk Management yang ada di panel sisi kiri.

  • Partisi yang ada pada PC atau laptop akan muncul. Silakan klik kanan pada partisi yang ingin dihapus. Kemudian klik tombol Delete Volume. Jika muncul peringatan klik tombol Yes.

  • Perlu dicatat, saat proses menghapus volume ini jangan sampai salah pilih. Sebab Anda bisa kehilangan data-data Anda jika salah memilih partisi.
  • Langkah selanjutnya adalah menghapus partisi. Caranya klik kanan pada partisi tersebut dan klik Delete Partition.
  • Anda akan melihat partisi tersebut berubah status menjadi Unallocated atau tidak dialokasikan. Partisi ini berubah warna menjadi hitam.

  • Tahap berikutnya adalah menggabungkan partisi tersebut ke partisi lainnya. Caranya klik kanan partisi atau drive yang sebelumnya pernah Anda shrink, lalu klik Extend Volume.
  • Kotak dialog Extend Volume Wizard akan muncul. Silakan klik tombol Next.
  • Pilih partisi yang kosong di sisi kanan, lalu klik tombol Next.

  • Langkah terakhir wizard akan memberitahukan partisi yang dipilih untuk digabungkan. Silakan klik tombol Finish.
  • Setelah itu partisi hardisk akan bergabung menjadi satu. Misalnya jika sebelumnya Anda membagi drive D:\ dan kemudian menggabungkannya kembali, maka seluruh partisi akan digabungkan kembali ke drive tersebut.
  • Tahap penggabungan dua partisi telah selesai.

Menyatukan Partisi dengan Software

Selain cara di atas Anda juga bisa mencoba menggabungkan partisi dengan bantuan software. Ada cukup banyak software yang bisa dipilih. Pada tutorial ini dijelaskan bagaimana menyatukan dua partisi dengan EaseUS Partition Master.

Sebelumnya Anda perlu mengunduh dan menginstal aplikasi ini terlebih dahulu. Tidak perlu khawatir, aplikasi ini bisa Anda download secara gratis. Selain itu aplikasi ini dapat digunakan untuk berbagai versi Windows.Mulai Windows XP sampai Windows 10.

Untuk diketahui cara ini adalah untuk menggabungkan dua partisi yang berurutan. Silakan instal aplikasi pada PC atau laptop Anda. Setelah itu ikuti panduan berikut:

  • Buka aplikasi EaseUS Partition Master.
  • Klik kanan pada partisi yang akan digabungkan dengan partisi lain. Partisi ini nantinya yang akan tetap ada pada hardisk Anda. Kemudian klik menu Merge.

  • Pilih partisi yang ada di sebelah partisi yang sudah Anda pilih. Kemudian klik tombol OK untuk melanjutkan.

  • Klik tombol Execute Operation yang ada di sisi atas kiri. Dilanjutkan dengan menekan tombol Apply.
  • Software akan melakukan proses merge space atau penggabungan ruang partisi dan menambahkan file dari partisi kedua ke partisi pertama. Silakan tunggu proses tersebut sampai selesai.

Yang menarik dari software ini kita tidak perlu menghapus volume untuk membuat ruang baru. Tidak seperti Disk Management milik Windows. Dengan catatan partisi pertama dan kedua harus berdampingan.

Aplikasi EaseUS Partition Master memungkinkan kita untuk melakukan berbagai hal. Mulai dari menggabungkan dua partisi yang bersebelahan, tidak bersebelahan, merge partisi antar drive dan lain-lain.

Rekomendasi Software Partisi Hardisk

Selain EaseUS Partition Master masih ada beberapa rekomendasi software partisi yang bisa Anda coba. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. MiniTool Partition Wizard
  2. Macrorit Partition Expert
  3. GParted
  4. AOMEI Partition Assistant Standard Edition
  5. Active@ Partition Manager
  6. Cute Partition Manager

Baca juga: Cara Menggunakan PC Inspector File Recovery

Keuntungan Membagi Kapasitas Hardisk

Adanya partisi pada hardisk akan memberikan beberapa manfaat bagi kita sebagai pengguna dan juga komputer itu sendiri. Berikut adalah beberapa keuntungannya.

Memudahkan Pengguna

Membagi partisi untuk file sistem dan data pribadi akan memudahkan kita dalam mencari data kita. Sebab kita bisa dengan mudah menghafal letak folder atau file kita tanpa tercampur dengan file sistem.

Contohnya partisi pertama digunakan untuk file sistem Windows. Sedangkan partisi kedua dipakai untuk menyimpan dokumen penting, seperti tugas kuliah, kerja, atau dokumen pribadi. Lalu partisi ketiga kita gunakan untuk menyimpan media seperti foto, video, atau gim.

Data Lebih Aman

Pemisahan antara partisi untuk file sistem dengan partisi untuk data pengguna juga bertujuan untuk menjaga data tersebut agar tetap aman saat file sistem mengalami masalah. Ada kalahnya sistem operasi pada PC kita mengalami suatu permasalahan yang mengharuskannya untuk diinstal ulang. Maka dari itu dengan pemisahan partisi tersebut membuat data kita tetap aman saat PC diinstal ulang.

Pemakaian Hardisk lebih Optimal

Partisi pada hardisk juga membuat penggunaan hardisk lebih optimal. Sebab penyimpanan data bisa dilakukan dengan lebih rapi dan teratur. Akan tetapi jangan lupa untuk memperhatikan kebutuhan masing-masing partisi berdasarkan kegunaannya. Jangan sampai ada yang kurang.

Kinerja Komputer Lebih Ringan

Meletakkan seluruh data dalam satu partisi akan membuat proses pencarian atau index file berlangsung lebih lama. Hal ini bisa mempengaruhi kinerja PC atau laptop kita. Maka dari itu saat kita membeli PC atau laptop baru biasanya hardisk sudah dibagi menjadi dua atau tiga partisi.

Sekian yang bisa kami sampaikan. Jangan lupa untuk membaca panduan dengan cermat untuk menghindari kesalahan dalam menggabungkan partisi hardisk. Jika masih awam ada baiknya Anda menyerahkan urusan partisi hardisk kepada yang lebih ahli agar tidak terjadi hal yang tidak diharapkan.



Leave a Comment