Cara Membuat Slip Gaji Karyawan


Membuat Slip Gaji Karyawan – Bagi Anda yang sudah bekerja tentu saja selalu menantikan hari di mana Anda menerima gaji dari perusahaan tempat Anda bekerja. Biasanya saat perusahaan menyerahkan gaji kepada para karyawannya, disertakan pula slip gaji yang memuat berbagai informasi terkait gaji yang kita terima.

Membuat slip gaji mungkin terdengar sepele. Akan tetapi sebenarnya membuat slip gaji juga ada aturannya.

Seperti yang diketahui, gaji adalah imbalan yang diberikan perusahaan kepada seluruh karyawan atas kewajiban yang sudah dilakukan kepada perusahaan. Artinya gaji juga merupakan penghargaan bagi para karyawan yang sudah berkontribusi untuk menjalankan visi perusahaan sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Sementara slip gaji adalah catatan ringkas yang memuat rincian hak yang diterima karyawan dalam periode tertentu, sekaligus dengan pemotongan iuran wajib bagi karyawan. Tak terkecuali iuran BPJS sebagai pengurangan pendapatan bulanan dan potongan pajak yang dikenakan pada gaji.

Tidak hanya sebagai catatan pendapatan bulanan karyawan, slip gaji juga berfungsi untuk transparansi keuangan. Sehingga dalam sistem penggajian terhindar dari kesalahan-kesalahan yang fatal. Slip gaji juga berfungsi untuk bahan pertimbangan saat seorang karyawan mengajukan Kredit Perumahan Rakyat (KPR), listing kendaraan atau pengajuan kartu kredit karyawan kepada bank atau pihak developer perumahan.

Karena memiliki beberapa fungsi penting, menyusun slip gaji harus memperhatikan beberapa hal. Pada kesempatan ini kami bahas seputar cara membuat slip gaji karyawan. Akan tetapi sebelumnya kita bahas soal format slip gaji yang ideal, hingga informasi yang ada di dalam slip gaji.

Baca juga: Cara Menghitung Gaji Karyawan

Informasi dalam Slip Gaji

Masing-masing perusahaan biasanya mempunyai format slip gaji yang berbeda-beda. Hal ini bergantung pada informasi yang ingin dicantumkan dalam slip gaji tersebut, termasuk aplikasi yang digunakan dalam pembuatan slip. Akan tetapi ada informasi penting yang umumnya selalu ada dalam slip gaji. Berikut penjelasan selengkapnya untuk Anda.

Nama dan Logo Perusahaan

Dalam slip gaji biasanya terdapat informasi umum terkait perusahaan, seperti nama perusahaan, alamat lengkap, nomor telepon perusahaan, email resmi, hingga logo perusahaan. Informasi tersebut berfungsi sebagai identitas perusahaan yang membuktikan bahwa slip gaji tersebut resmi dan asli. Karyawan yang menerima slip gaji juga bisa mengenali dokumen tersebut sebagai slip gaji.

Periode Gaji

Selain informasi terkait perusahan, dalam slip gaji juga terdapat informasi tanggal penggajian perusahaan. Keterangan waktu tersebut memudahkan karyawan dalam membaca slip ketika menerimanya. Sehingga slip gaji tersebut tidak akan tertukar dengan slip gaji periode bulan sebelum-sebelumnya.

Data Karyawan

Data karyawan juga tidak pernah absen dari slip gaji. Sebab data ini dibutuhkan untuk beberapa hal. Biasanya data karyawan yang termuat dalam slip gaji meliputi nama lengkap, nomor induk karyawan, posisi pekerjaan, divisi atau departemen penempatannya bekerja.

Nominal Gaji Karyawan

Selain informasi-informasi yang disebutkan di atas, tentu saja slip gaji juga memuat informasi nominal gaji karyawan. Nominal gaji ini perlu dijabarkan dengan jelas jika gaji tersebut terbagi ke dalam beberapa jenis.

Umumnya informasi seputar gaji terbagi menjadi beberapa macam, seperti gaji pokok, tunjangan, bonus dan biaya lain yang sesuai dengan sistem penggajian suatu perusahaan. Selain itu dalam slip gaji biasanya juga terdapat besaran penghasilan kotor dan besaran penghasilan bersih (sesudah pemotongan).

Informasi Pajak

Selain nominal gaji slip gaji juga perlu memua tinformasi seputar besaran pemotongan pajak penghasilan yang memotong gaji karyawan. Dengan demikian karyawan bisa mengetahui besar pajak yang ia bayarkan setiap bulan.

Potongan Gaji

Informasi selanjutnya adalah potongan gaji karyawan. Dalam perusahaan biasanya terdapat iuran-iuran yang perlu dibayarkan oleh karyawan sehingga iuran tersebut memotong nominal gaji yang diterima oleh karyawan. Contoh iuran yang dimaksud adalah iuran BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

Apabila terdapat iuran lain di luar kedua jaminan pemerintah tersebut jangan lupa untuk mencantumkannya juga dengan jelas. Sehingga karyawan bisa membaca informasi potongan gaji dengan jelas.

Format Slip Gaji

contoh format slip gaji

format slip gaji

Selanjutnya kita bahas seputar format slip gaji. Dalam membuat slip gaji kita bisa memanfaatkan beberapa aplikasi. Software yang umum digunakan untuk membuat slip gaji adalah Microsoft Office. Untuk lebih jelasnya silakan simak informasi di bawah ini.

Slip Gaji Doc dan Docx

Baik format .doc maupun .docx merupakan dokumen yang dibuat dengan bantuan software Microsoft Word atau aplikasi pengolah kata lainnya. Perbedaan dari kedua format ini terletak pada versinya.

Untuk format .doc menandakan bahwa dokumen tersebut dibuat dengan Microsoft Word 2003 atau versi sebelumnya. Sedangkan Microsoft Word 2007 ke atas sudah menggunakan format .docx. Secara umum tidak ada perbedaan yang mencolok dari kedua jenis file ini jika digunakan untuk membuat slip gaji.

Slip Gaji Xlsx

Untuk format ini menggunakan software Microsoft Excel. Menyusun slip gaji dengan Excel terbilang lebih mudah karena kita bisa memanfaatkan formula dalam software tersebut untuk menghitung beberapa komponen gaji karyawan.

Slip Gaji dengan Aplikasi

Anda juga bisa memakai aplikasi pihak ketiga yang dirancang khusus untuk membuat gaji karyawan. Karena dibuat khusus untuk membuat slip gaji, mengoperasikan aplikasi ini biasanya lebih mudah. Tidak hanya itu, bahkan juga ada aplikasi yang sudah dilengkapi dengan fitur penghitungan dan penentuan pajak.

Baca juga: Cara Menghitung Upah Lembur

Contoh Slip Gaji Karyawan

contoh slip gaji

contoh slip gaji excel

contoh pajak slip gaji

contoh dokumen slip gaji

Cara Membuat Slip Gaji dengan Excel

Sebagai gambaran, pada sesi ini kita bahas cara membuat slip gaji dengan Excel. Berikut adalah tahap-tahap membuat slip gaji dengan Microsoft Excel.

Buka Microsoft Excel dan buat tabel

Untuk membuat slip gaji, maka langkah pertama adalah membuka software Microsoft Excel. Anda bisa memakai versi apa saja.

Jika sudah terbuka, langsung buat tabel dengan menyesuaikan jumlah kolom dengan format slip gaji yang diinginkan. Perlu dicatat, dalam pengoperasian software Microsoft Excel ini Anda perlu mengetahui dasar-dasar tentang Excel. Termasuk rumus atau formula yang lazim digunakan.

Isi Rincian Tabel

Setelah Anda membuat tabel, maka selanjutnya adalah memasukkan rincian dari slip gaji. Rincian yang dimasukkan biasanya adalah rincian gaji, tunjangan, bonus, lembur dan lain sebagainya. Pastikan untuk membuat setiap sheet untuk masing-masing keperluan. Selain itu jangan lupa untuk memasukkan informasi seputar perusahaan pada kop slip gaji dan informasi penting lainnya.

Rumus Slip Gaji

Ketika memakai rumus slip gaji di Excel, pastikan Anda mengisi tabel dengan rumus VLOOKUP. Masukkan angka-angka secara manual. Sehingga ketika terjadi kesalahan atau adanya perubahan jumlah nominal yang perlu Anda masukkan, Anda tidak perlu mengganti nominal di semua tabel. Dengan memanfaatkan rumus Anda akan lebih menghemat waktu dan juga mencegah terjadinya kesalahan saat memasukkan nominal.

Rumus PPh

Yang juga perlu Anda pahami selain slip gaji adalah perhitungan PPh. Untuk hal ini Anda perlu memasukkannya secara manual lantaran perhitungan pajak ini disesuaikan dengan ketentuan perpajakan yang berlaku. Seperti berapa persen yang harus dipotong dari total penghasilan. Sesudah itu jumlahkan semua penerimaan dengan rumus SUM dan dikurangi dengan total potongan.



Loading...

Leave a Comment