Cara Membuat Sequence Diagram, Lengkap


Membuat Sequence Diagram – Membahas tentang UML, tentunya Anda sudah tidak asing lagi dengan sequence diagram. Sequence diagram merupakan salah satu jenis diagram yang menggambarkan aliran informasi yang terjadi antar objek.



Menurut (Satzinger, Jackson & Burd, 2012) ada 3 step dalam squence diagram yaitu system sequence diagram, multilayer sequence diagram dan first-cut sequence diagram.

Cara Membuat Sequence Diagram

Nah, pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai cara membuat sequence diagram. Namun sebelum itu kami akan menjelaskan terlebih dahulu mengenai pengertian, tujuan, dan berbagai komponen yang ada dalam sequence diagram. Lebih jelasnya mari langsung saja simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Pengertian Sequence Diagram

Mungkin sebagian besar dari pembaca masih belum yang mengetahui mengenai pengertian sequence diagram. Secara definitif, sequence diagram bisa diartikan sebagai salah satu jenis diagram yang dimiliki oleh UML.

Sequence diagram merupakan salah satu jenis diagram yang menggambarkan kolaborasi dinamis antar beberapa objek. Fungsi dari sequence diagram adalah untuk menggambarkan interaksi atau rangkaian message antar objek. Yakni sesuatu yang telah terjadi pada titik tertentu dalm eksekusi sistem.

Pada sebuah UML, sequence diagram digambarkan dalam bentuk segi empat dengan nama objek di dalamnya dan umumnya di beri garis bawah. Untuk memberikan nama objek pada sebuah sequence diagram bisa dilakukan dengan 3 cara, yaitu:



  1. Nama Objek
  2. Nama Objek dan Class
  3. Nama Class

Adapun contoh gambarnya adalah sebagai berikut:

contoh diagram sqeunce

Contoh penamaan objek sequence diagram

Pada sebuah sequence diagram, setiap objek mempunyai garis putus-putus ke bawah. Sementara itu, untuk pesan antar objek umumnya di gambarkan dengan anak panah dari objek pemberi pesan dan juga penerima pesan.



Baca juga: Cara Membuat Use Case Diagram

Komponen dalam Sequence Diagram

Sama halnya dengan flowchart ataupun jenis diagram UML pada umumnya, sequence diagram mempunyai komponen atau simbol sebagai berikut:

Komponen atau Simbol Sequence Diagram

  1. Aktor

Aktor menunjukkan suatu entitas yang ada di luar sistem dan bisa berinteraksi langsung dengan sistem. Aktor bisa berinteraksi langsung baik itu dengan perangkat lunak ataupun perangkat keras.

Dalam sebuah sequence diagram umumnya aktor akan menggambar pengguna seperti user, admin, atau siapapun itu yang bisa melakukan interaksi langsung dengan sistem.

  1. Lifeline

Lifeline digambarkan berupa garis putus-putus mulai dari atas ke bawah. Simbol yang satu ini umumnya digunakan untuk menggambarkan eksekusi suatu objek dalam sequence. Atau bisa dikatakan bahwa lifeline ini merupakan pesan dikirim dan diterima beserta aktivasinya.



  1. General

General merupakan salah satu simbol sequence diagram yang digunakan untuk menggambarkan entitas tunggal. Untuk entitas ini biasa disebut dengan instance (class) atau streotype.

  1. Boundary

Boundary merupakan suatu simbol sequence diagram yang terletak di bagian tepi sistem. Dapat dikatakan bahwa boundary adalah alat yang biasa digunakan untuk interaksi dengan sistem lain, bisa berupa user interface atau lain sebagainya.

  1. Control

Control element merupakan suatu komponen yang disimbolkan dalam bentuk lingkaran, dan diantara lingkaran tersebut ada suatu tanda panah. Lalu apa fungsi atau kegunaan dari simbol yang satu ini?



Leave a Comment