Cara Membuat Histogram Di Excel

Membuat Histogram Di Excel – Semua orang pasti sudah familiar dengan nama Microsoft Excel. Software yang satu ini bisa dibilang software sejuta umat. Bukan tanpa sebab, pengguna Microsoft Excel sangat banyak di seluruh penjuru dunia. Hal ini tak lepas dari fungsinya yang begitu banyak dan sangat membantu kita dalam melakukan pekerjaan kita.

Microsoft Excel merupakan satu dari sekian program yang disediakan dalam Microsoft Office. Selain Excel juga ada Word, PowerPoint, Visio, Publisher dan lain sebagainya. Microsoft Excel berfungsi sebagai software pengolah angka dan data. Penggunaannya bisa dikembangkan sesuai kebutuhan.

Mulai dari membuat laporan keuangan, menghitung stok, menganalisis suatu data, hingga mengolah data statistik. Berbicara soal statistik, ada sebuah istilah yang mungkin Anda tidak terlalu asing mendengarnya. Istilah tersebut yakni histogram. Pada kesempatan kali ini kami bahas bagaimana cara membuat histogram di Excel. Sebab masih banyak yang belum mengerti bagaimana cara melakukannya. Akan tetapi kita awali dengan membahas apa itu histogram.

membuat histogram di excel

Baca juga: Cara Membuat Diagram Di Excel

Pengertian Histogram

Histogram adalah grafik yang menggambarkan distribusi frekuensi data. Jika dilihat histogram memiliki bentuk petak-petak empat persegi panjang dan memiliki dua sumbu utama dengan sudut 90 derajat. Kedua sumbu tersebut merupakan sumbu horizontal atau juga disebut sumbu X dan sumbu vertikal atau sumbu Y.

Sumbu X terdiri dari kelas-kelas atau nilai variabel yang diamati. Sedangkan sumbu Y merupakan sumbu yang berfungsi menunjukkan frekuensi. Histogram sering digunakan untuk menganalisis data dalam dunia bisnis. Dengan histogram kita bisa melihat ringkasan dalam sebuah data. Selain itu kegiatan analisis terhadap data yang ada juga bisa lebih mudah lantaran disajikan dalam bentuk grafik batang.

Pola-pola yang dibangun sesuai dengan penyebaran suatu data dalam histogram ini juga bisa dipakai untuk membuat kesimpulan. Sehingga penyajian data yang dilengkapi dengan histogram akan memberikan manfaat dan kemudahan bagi pihak-pihak yang berkepentingan. Menariknya lagi histogram juga menjadi salah satu alat dalam QC Seven Tools atau juga disebut 7 alat pengendalian kualitas.

Membuat Histogram di Excel

Sebenarnya ada banyak software atau program yang bisa kita manfaatkan untuk membuat histogram. Akan tetapi yang paling populer adalah Microsoft Excel. Software ini hampir tidak pernah absen di berbagai PC maupun laptop yang ada di sekitar kita. Maka dari itu akan lebih mudah jika kita membuat histogram di Excel. Caranya bisa Anda simak di bawah ini.

  • Buka software Microsoft Excel yang sudah terinstal pada PC atau notebook Anda.
  • Silakan masukkan data yang akan dibuatkan chart histogram. Atau Anda juga bisa membuat dokumen Excel Anda yang akan dipakai untuk histogram.
  • Blok seluruh data yang ingin dibuat menjadi histogram, kemudian pilih tab Insert, klik Insert Statistic Chart dan pilih Histogram.

  • Setelah itu menu histogram muncul. Jika Anda menggunakan Microsoft Office 2016 atau yang lebih baru, program akan menentukan range atau interval data secara otomatis.

  • Sedangkan jika ingin menentukan range atau nilai batas atas dan batas bawah secara manual, klik kanan pada area Nilai Axes dan pilih Format Axis.

Pada menu Format Axis ini kita bisa menjumpai beberapa pengaturan, antara lain:

  1. By Category: berfungsi untuk menampilkan distribusi data berdasarkan kategori. Dengan kata lain nama pemilik nilai akan digunakan program sebagai kategori.
  2. Automatic: berfungsi sebagai konfigurasi awal histogram yang dibuat.
  3. Bin width: merupakan konfigurasi bin dengan menentukan interval distribusi data yang dihasilkan histogram. Contohnya jika pada isian kita masukkan angka 10, maka interval distribusi pada histogram juga berubah menjadi 10. Untuk melihat perubahan Anda bisa mengklik 2x pada menu Bin width.
  4. Number of bins: merupakan konfigurasi bin dengan menentukan banyaknya distribusi data yang dihasilkan histogram Excel. Sama seperti bin width, isian di samping Number of bins dapat Anda ganti dengan sembarang angka.
  • Untuk Microsoft Excel 2016 atau versi terbaru, range atau interval histogram disebut dengan istilah Bin. Anda dapat mengubah range Bin ini dengan mudah. Caranya pilih Bin width, lalu tentukan nilai interval yang diinginkan.

  • Tidak hanya itu, Anda juga dapat mengubah histogram, seperti menambah elemen pada sumbu diagram. Caranya klik pada histogram, kemudian klik ikon tanda tambah dan pilih elemen yang ingin ditambahkan. Cara ini berlaku untuk pengguna Microsoft Excel 2013 ke atas.

  • Di samping itu Anda juga bisa mengubah tampilan histogram dengan mengklik histogram, pilih tab Design dan klik Change Colors untuk mengubah warna pada histogram. Sedangkan untuk memilih gaya atau style histogram Anda bisa klik menu Chart Style.

Mengatur Overflow dan Underflow Bin pada Histogram

Pada Microsoft Excel Anda juga bisa mengatur atau menentukan overflow bin dan underflow bin. Hal ini tidak wajib dilakukan, hanya jika dibutuhkan saja. Lantas apa itu overflow dan underflow bin?

Overflow bin adalah elemen yang dipakai untuk menentukan titik maksimum sumbu horizontal histogram. Sedangkan underflow bin adalah elemen yang digunakan untuk menentukan titik minimum sumbu horizontal histogram.

Untuk mengatur keduanya, Anda bisa membuka menu Format Axis dengan cara klik kanan pada area histogram dan klik Format Axis. Lalu centang pada bagian overflow bin atau underflow bin atau keduanya. Kemudian masukkan nilai yang diinginkan.

Baca juga: Cara Membuat Kurva S Di Excel

Mengaktifkan Add-ins Analysis Toolpak pada Excel

Untuk dapat melakukan analisis statistik inferensial, maka dibutuhkan Add-ins yang perlu diaktifkan pada Microsoft Excel. Add-ins tersebut adalah Analysis Toolpak. Kita tidak perlu mengunduhnya, sebab add-ins ini sudah disertakan pada Excel. Berikut cara mengaktifkan add-ins Analysis Toolpak pada Excel 2010:

  • Buka Microsoft Excel.
  • Klik tab File dan pilih Options.

  • Pada kotak dialog Excel Options silakan pilih menu Add-Ins.
  • Kemudian klik Analysis ToolPak dan klik tombol Go….

  • Pada kotak dialog Add-Ins, centang Analysis ToolPak dan klik OK.

  • Untuk mengakses Add-Ins ini, silakan klik tab Data dan pilih Data Analysis.

Daftar Istilah

  1. Axes: elemen yang digunakan untuk menambahkan keterangan data (bisa berupa nilai atau data lainnya) pada sumbu X atau horizontal dan sumbu Y atau vertikal.
  2. Axis Titles: elemen yang dipakai untuk memberikan judul pada setiap axes atau sumbu X dan sumbu Y.
  3. Chart Title: sesuai dengan namanya, bagian ini digunakan untuk memberikan judul dari sebuah histogram.
  4. Data Labels: merupakan bagian yang digunakan untuk menampilkan data label atau jumlah frekuensi pada setiap nilai interval.
  5. Gridlines: elemen yang dipakai untuk menampilkan garis pada diagram histogram.
  6. Legend: adalah elemen yang dipakai untuk menambahkan keterangan atau legenda mengenai data pada histogram.

Demikian tutorial yang bisa kami sampaikan untuk Anda. Perlu ditekankan kembali bahwa masing-masing Microsoft Office hadir dengan membawa beberapa perubahan. Sehingga jangan kaget jika tampilan masing-masing versi berbeda, termasuk letak dari suatu menu.

Loading...

Leave a Comment