Mengenal Asam Karboksilat, Tata Nama dan Sifat-Sifatnya


Asam Karboksilat – Salah satu senyawa kimia yang sangat familiar di kehidupan sehari-hari adalah asam karboksilat. Asam karboksilat atau yang disebut juga dengan asam alkanoat merupakan senyawa organik hasil turunan senyawa alkana. Struktur asam alkanoat sendiri terdiri atas gugus karboksil–gabungan dari gugus karbonil (-CO-) dan hidroksil (-OH).



Senyawa asam karboksilat terbagi menjadi dua golongan, yaitu senyawa alifatik dan aromatik. Pada senyawa alifatik, apabila satu atom H dikeluarkan, diperoleh gugus alkil yang disingkat R. Gugus fungsi yang berasal dari cincin senyawa aromatik dinamakan gugus aril yang disingkat Ar. Oleh karena itu, rumus fungsi asam karboksilat ada dua, yaitu R-COOH untuk golongan alifatik dan Ar-COOH untuk golongan aromatik.

Baca juga: Rumus Titik Berat dan Contoh Soal

Baca juga: Contoh Soal dan Rumus Transformator

Pada pembahasan kali ini, kalian akan mempelajari mengenai asam karboksilat. Berikut pembahasannya.

Tata nama

Terdapat dua penamaan mengenai asam karboksilat. Berikut pembahasannya.

1. IUPAC

Berdasarkan IUPAC (International Union of Pure and Applied Chemistry), asam karboksilat diberi nama sesuai dengan turunan alkananya, dimana akhiran ‘a’ pada alkana diganti dengan ‘oat’ dan ditambah kata asam di depannya. Sementara itu, berdasarkan tata nama trivial atau umum, penamaan asam karboksilat disesuaikan dengan sumber asam karboksilat tersebut.

Misalnya, senyawa asam metanoat (HCOOH) diberi nama asam formiat karena ditemukan pada semut (Formica) seperti berikut.



2. Trivia atau umum

Nama trivial atau umum itu biasanya berdasarkan sumber ketika pertama dipelajari oleh para ahli kimia organik dan digunakan sebelum IUPAC ada. Contohnya seperti berikut.

Baca juga: Rumus GGL Induksi dan Contoh Soal

Baca juga: Kumpulan Rumus Matematika Kelas 6 SD

Sifat asam karboksilat

Sifat kimia asam karboksilat dapat ditentukan dari kepolaran dan kereaktifannya. Berdasarkan kepolaran, asam karboksilat memiliki gugus hidroksil yang bersifat polar, sehingga asam karboksilatnya juga bersifat polar. Sementara itu, kereaktifan asam karboksilat merupakan asam lemah dan akan semakin lemah untuk suku yang lebih tinggi (mengandung jumlah atom karbon 10 keatas).



Asam karboksilat memiliki beberapa sifat sebagai berikut.

  1. Asam karboksilat apabila dibandingkan dengan senyawa turunan alkana lain dengan massa molekul relatif yang sama, asam ini memiliki titik didih paling tinggi.
  2. Asam karboksilat dengan R (alkil) ≤ 4 dapat larut dalam air, sedangkan yang R > 4 tidak larut dalam air.
  3. Asam karboksilat dengan R cenderung panjang lebih mudah larut dalam alkohol dibanding dalam air.

Demikian pembahasan mengenai asam karboksilat. Semoga pembahasan kali ini dapat bermanfaat dan jangan lupa untuk selalu belajar, ya.



Leave a Comment