Cara Menghitung KKM ( Kriteria Ketuntasan Minimal ) Yang Benar

Wednesday, June 7th, 2017 - Lain-Lain

Selamat datang di situs kami yang mengulas berbagai macam informasi terkait dengan cara menghitung dari berbagai disiplin ilmu yang mungkin Anda butuhkan, Cara Menghitung KKM ( Kriteria Ketuntasan Minimal ) Yang Benar.

Menghitung KKM – Dalam kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai bagaimana cara menghitung KKM atau Kriteria Ketuntasan Minimal. Ini merupakan salah satu bagian yang paling penting dalam dunia pendidikan untuk menentukan seberapa baik kualitas dari murid tersebut di setiap mata pelajaran yang diberikan oleh sekolah.

KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) merupakan kriteria batas nilai paling rendah yang diberikan kepada peserta didik mencapai ketuntasan KKM biasanya sudah ditetapkan pada awal tahun ajaran baru dan biasanya beberapa satuan pendidikan memiliki karakter yang sama.

Untuk menentukan KKM tersebut harus mempertimbangkan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik itu sendiri serta kemampuan sumber daya pendukung seperti misalnya sarana prasarana dan lain sebagainya.

Biasanya setiap mata pelajaran memiliki nilai KKM yang berbeda-beda tergantung dari tingkat kesulitan, saran dan lain sebagainya. Berikut beberapa langkah untuk menentukan KKM :

1. Hitunglah jumlah Kompetensi Dasar (KD) setiap mata pelajaran setiap kelas.

2. Tentukan kekuatan / nilai untuk setiap aspek / komponen sesuai dengan kemampuan masing-masing aspek.

  • a. Aspek kompleksitas. Semakin komplek (sukar) KD maka nilainya semakin rendah, dan semakin mudah KD maka nilainya semakin tinggi.
  • b. Aspek sumber daya pendukung (sarana). Semakin tinggi sumber daya pendukung maka nilainya semakin tinggi.
  • c. Aspek intake. Semakin tinggi kemampuan awal siswa (intake) maka nilainya semakin tinggi pula.

3. Jumlah nilai setiap komponen, selanjutnya dibagi tiga untuk menentukan KKM setiap KD.

4. Jumlahkan seluruh KKM KD, selanjutnya dibagi dengan jumlah KD untuk menentukan KKM mata pelajaran

5. KKM setiap mata pelajaran pada setiap kelas tidak sama, tergantung pada kompleksitas KD, daya dukung, dan potensi siswa.

Lebih jelasnya berikut penulis sajikan contoh tabelnya :

 

Atau dengan menggunakan poin /skor pada setiap kriteria yang ditetapkan

Contoh :

Kompetensi Dasar/Indikator Kriteria pencapaian ketuntasan belajar siswa (KD/indicator) Kriteria Ketuntasan Minimal
Kompleksitas Daya dukung intake KD Mapel
A.    Mengidentifikasi sifat larutan non elektrolit berdasarkan data hasil percobaan

1.      menyimpulkan gejala-gejala hantaran arus listrik dalam berbagai larutan berdasarkan hasil pengamatan.

2.      mengelompokkan larutan ke dalam larutan elektrolit dan non elektrolit berdasarkan sifat hantaran listriknya

3.      menjelaskan penye-bab kemampuan laru-tan elektrolit meng-hantarkan arus listrik.

4.      menjelaskan bahwa larutan elektrolit dapat berupa senyawa ion dan senyawa kovalen polar

 

 

 

 

Rendah (80)

 

 

 

 

Sedang (70)

 

 

 

 

 

Tinggi (65)

 

 

 

Tinggi (65)

 

 

 

 

 

 

 

Tinggi (80)

 

 

 

Tinggi (80)

 

 

 

 

Tinggi (80)

 

 

Tinggi (80)

 

 

 

 

Sedang (70)

 

 

 

Sedang (70)

 

 

 

 

Rendah (65)

 

 

Rendah (65)

 

 

 

 

77

 

 

 

 

73

 

 

 

 

 

65

 

 

 

70

Untuk mencari KKM per KD Langkah penghitungannya :


Mencari nilai KKM Mapel :


Nilai KKM Mapel merupakan angka bulat, maka nilai KKM 72,5 dibulatkan menjadi 73. Semoga Bermanfaat.

Baca juga : Cara Menghitung Nilai Rata-rata Dengan Benar

Source:

cara menghitung kkm,cara menentukan kkm,rumus menghitung kkm,menghitung kkm,cara menghitung kkm per indikator,rumus kkm,cara mencari kkm,cara membuat KKM,contoh KKM,Rumus mencari kkm

Cara Menghitung KKM ( Kriteria Ketuntasan Minimal ) Yang Benar | caraharian | 4.5