Cara Menghitung Bunga Pinjaman Yang Tepat

Monday, July 10th, 2017 - Wirausaha

Selamat datang di situs kami yang mengulas berbagai macam informasi terkait dengan cara menghitung dari berbagai disiplin ilmu yang mungkin Anda butuhkan, Cara Menghitung Bunga Pinjaman Yang Tepat.

Bunga Bank – ketika kita ingin melakukan kredit pembiayaan terkadang kita tidak memperhatikan perhitungan bunga hal itu dikarenakan banyak dari kita yang menganggap bunga akan terlihat saat total pembayaran dikurangi dengan jumlah pinjaman.

Ketika kita ingin melakukan kredit pembiayaan terkadang kita tidak memperhatikan perhitungan bunga, hal itu dikarenakan banyak dari kita yang menganggap bunga akan terlihat saat total pembayaran dikurangi dengan jumlah pinjaman.

1. Perhitungan Bunga Flat

Yaitu kredit kepemilikan kendaraan bermotor atau kredit tanpa agunan ini merupakan bunga yang sering kita temui saat ingin membeli kendaraan, biasanya terdapat kolom-kolom yang berisi jumlah angsuran yang harus dibayar setiap bulan dalam jumlah yang sama, contoh perhitungan bunga flat arti dibawah ini :

Pokok pinjaman : Rp120.000.000
Bunga per tahun: 10%
Tenor pinjaman : 12 bulan

Cicilan pokok :
Rp120.000.000 : 12 bulan = Rp10.000.000/bulan
Bunga :
(Rp120.000.000 x 10%) : 12 bulan = Rp1.000.000
Angsuran per bulan :
Rp10.000.000 + Rp1.000.000 = Rp11.000.000

Jadi angsuran yang harus dibayarkan hingga pinjaman lunas adalah tetap Rp11.000.000 tiap bulan.

2. Perhitungan Bunga Efektif

Suku bunga efektif memiliki angka yang lebih kecil dibandingkan suku bunga flat, bunga efektif biasanya dapat kita temui pada kredit pemilikan rumah (KPR) atau kredit kepemilikan apartemen, jenis bunga ini dihitung berdasarkan jumlah utang yang belum terbayarkan setiap bulannya, semakin lama nilai bunga pinjaman maka semakin rendah sisa pinjaman Anda pada bulan berikutnya.

Pokok pinjaman : Rp120.000.000
Bunga per tahun: 10%
Tenor pinjaman : 12 bulan

Cicilan pokok :
Rp120.000.000 : 12 bulan = Rp10.000.000/bulan
Bunga bulan 1 :
((Rp120.000.000 – ((1-1) x Rp10.000.000)) x 10% : 12 = Rp 1.000.000
Cicilan bulan 1 = Rp10.000.000 + Rp1.000.000 = Rp11.000.000
Bunga bulan 2 :
((Rp120.000.000 – ((2-1) x Rp10.000.000)) x 10% : 12 = Rp916.667
Cicilan bulan 2 = Rp10.000.000 + Rp916.667 = Rp10.916.667
Bunga bulan 3 :
((Rp120.000.000 – ((3-1) x Rp10.000.000)) x 10% : 12 = Rp833.333
Cicilan bulan 3 = Rp10.000.000 + Rp833.333 = Rp10.833.333
Dan seterusnya,

3. Perhitungan Bunga Anuitas

Bunga anuitas sebenarnya hampir sama dengan bunga efektif, jika di bunga efektif, pada bunga efektif angsuran pokok diperoleh dari jumlah pinjaman dibagi dengan tenor kredit. Sedangkan pada bunga anuitas ini angsuran pokok diperoleh dari total angsuran yang sudah ditetapkan kemudian dikurangi dengan hasil perhitungan bunga anuitas

Angsuran perbulan = P x (i/12) / [1-(1+i/12)^-t]

P = jumlah pinjaman
i = bunga per tahun
t = periode (bulan)

Pokok pinjaman : Rp120.000.000

Bunga per tahun : 10%

Tenor pinjaman : 12 bulan

Cicilan pokok : 120.000.000 x (i/12) / [1-(1+i/12)^-t] = Rp10.549.906

Bunga Tetap dan Mengambang

a. Bunga Tetap
Bunga tetap ini adalah bunga yang tidak berubah-ubah presentasi bunganya tetap akan selalu sama dari awal meminjam sampai pelumasan penagihan

b. Bunga Mengambang
Ada banyak hal yang mempengaruhi langkah mengambang ini seperti pergerakan kondisi pasar, apabila pemasaran menelan maka pinjaman juga ikut menurun begitupun sebaliknya jika kenaikan suku bunga maka bunga yang diperankan juga akan ikut naik.

Baca juga : Cara Menghitung Bunga Deposito Bank BRI, BCA, Mandiri, dll

Source:

cara menghitung bunga bank,rumus menghitung kubikasi kayu gelondongan,cara menghitung bunga pinjaman bank,menghitung bunga pinjaman,cara menghitung bunga pinjaman,cara menghitung suku bunga,cara menghitung persen bunga pinjaman,rumus perhitungan pokok pinjaman,cara menghitung angsuran ba,cara menghitung bunga pin

Cara Menghitung Bunga Pinjaman Yang Tepat | caraharian | 4.5